cerita inspirasi

Nama ; hayruddin

Nrp    ; G64100120

Laskar; 21

CERITA INSPIRASI

Kalau berbicara tentang tokoh yang menginspirasi saya tidak lain dan tidak bukan adalah ayahku sendiri. Muhammad Rum namanya, saya dan 2 saudaraku sering memanggilnya ayah. Usianya sudah tak muda lagi, diapun sudah mulai sering sakit-sakitan. Dia bekerja sebagai Pegawai Negri Sipil di kecamatan dan tahun ini dia pensiun.

Dia salah satu pegawai teladan.setiap tahun dia mendapat penghargaan dari bupati setempat, Namun yang namanya pegawai negri walaupun sudah bekerja keras tetap saja gajinya kecil. Tapi saya beruntung punya ayah seperti dia walaupun gajinya kecil dia bisa mencukupi semua kebutuhan keluarga dan menyekolahkan kami.

Ayahku berkeinginan ke-3 anak laki-lakinya kuliah di jawa yang kualitas perguruan tingginya lebih baik daripada yang ada di Makassar. Yang pasti kalau kuliah di jawa pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. saya lulus SMA tahun ini dan kebetulan saya diterima di IPB,Ke-2 kakak saya pun sudah kuliah di jawa, yang membuat ayah saya harus bekerja keras mencari rupiah. Dan akhirnya dia bisa merealisasikan keinginannya itu walaupun dengan susah payah.

Tpi saya kagum sama ayah saya dia tak pernah sekalipun mengeluh membiayai kami bertiga tuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Dia ayah bijaksana,adil,bertanggung jawab dan selalu sayang keluarganya. Dia juga jarang memarahi saya dan kakak saya, Kalaupun dia marah itupun karena kami yang sudah bertingkah keterlaluan.

Saya masih ingat nasihatnya dulu ”kerja keras dan belajarlah yang rajin, dan shalat lima waktu jangan sampai lupa, jadilah manusia yang berfikir dalam bertindak dan berbicaralah yang sopan, dan jadilah orang sukses dan berguna bagi bangsa dan keluarga, jangan seperti ayahmu ini yang susah payah menyekolahkan kalian, pokoknya kalian harus lebih,lebih dari ayah”

Terima kasih telah menjadi ayah yang baik, terima kasih atas kerja kerasmu menyekolahkan saya. Engkau telah menjadi inspirasi bagiku tuk tetap menuntut ilmu dan terus berkarya. saya berjanji akan mematuhi seluruh nasihatmu

Terima kasih ayah.

Nama ; hayruddin

Nrp    ; G64100120

Laskar; 21

CERITA INSPIRASI

Saya pernah menyaksikan sebuah kejadian yang membuatku selalu menghargai jasa guru-guru yang telah mengajariku selama ini bahkan pecakapan di kejadian itu masih terekam jelas di otakku.

Kejadian itu terjadi di sebuah supermarket di bumi anging mammiri. Waktu itu seorang ibu guru berjalan tertatih-tatih menuju ke antrian kasir. Dia sudah pensiun dari tugas mulianya mengajar di sebuah SMA di Makassar. Umurnya sekarang sudah tak senja lagi, tubuh tuanya sudah mulai digerogoti berbagai penyakit.

Begitu tiba pada antrian, ia melihat seorang pria muda dengan seorang wanita, mungkin istrinya atau pacarnya yang sedang hamil tiba tepat bersamaan dengannya. Mantan guru itu tidak melepaskan pandangannya dari tato naga pada lengan pria muda itu. Ia terus memperhatikan pria itu, kaos singlet hitam dengan gambar tengkoraknya, rambut gonrong, dan celana jeans yang lututnya robek. Yang mungkin membuat mantan guru itu berkesimpulan, ia pasti seorang preman.

Mantan guru mencoba membiarkan pria muda itu mengambil tempat di depan.

”Silahkan lebih dulu,”kata guru itu.

”Tidak,anda lebih yang lebih dahulu,”balas lelaki itu

”Tidak anda yang lebih dulu,”sahut guru itu.

”Kami harus hormat kepada yang lebih tua,”tegas lelaki itu seraya menggerakkan tangannya menyilakan sang wanita mengambil tempat di depan.

Sebuah senyum tergurat saat wanita itu lewat di depan pria itu dan guru itupun berpaling dan bertanya ”Anda sopan sekali,siapa yang mengajari anda?”

”Tentu saja anda sendiri, ibu Mastura,waktu saya masih kelas 1 SMA.”

Perkataan pria itu membuat saya kaget dan berfikir, pria itu saja yang preman tapi dia masih ingat dan selalu menghargai gurunya. Sedangkan saya tidak se sopan pria itu kalau bertemu dengan guru saya dulu. Pokoknya saya harus lebih baik daripada preman itu.

Kejadian itu telah menginspirasiku tuk selalu menghargai para pahlawan tanpa jasa itu.

Comments